Home Fashion Uniknya Pakaian Adat Sunda

Uniknya Pakaian Adat Sunda

by Erin Nuzulia
pakaian adat

Berbicara soal pakaian adat, Sunda bisa dibilang suku yang memiliki pakaian adat unik karena mengelompokkan pakaian adatnya berdasarkan kasta. Tingkatan pakaian adat tersebut dimulai dari kalangan masyarakat biasa hingga kasta bangsawan.

Memang, adat berpakaian berdasarkan kasta ini sudah tidak berlaku lagi di masa modern ini. Tapi keberadaan pakaian adat tersebut masih dilestarikan dan dikenakan di momen-momen tertentu. Misal, di setiap acara adat seperti pernikahan, khitanan, atau hajatan-hajatan.

Dan karena sudah menjadi pelengkap sesuatu yang bersifat seremonial, harga pakaian adat sunda ini kini cukup mahal, karena biasanya dibuat dari bahan yang bagus dan dilengkapi dengan aksesoris-aksesoris yang cantik.

Kita bahas lebih lanjut, yuk.

Uniknya Pakaian Adat Sunda

 

1. Pakaian adat untuk masyarakat biasa

pakaian adat

Pakaian yang dikenakan oleh kasta masyarakat biasa ini memiliki aksen yang sederhana dan tidak banyak tersemat aksesoris. Pada zaman dahulu, pakaian jenis ini banyak disandang oleh para petani atau pekerja kalangan bawah.

Untuk para pria, Atasan pakaian adat ini disebut salontreng. Pakaian ini memiliki aksen berwarna gelap dengan sehelai sarung yang disandang menyilang pada pundak. Sedangkan untuk bawahannya disebut calana pangsi. Calana pangsi sendiri merupakan celana berpotongan besar (gombrang) dan tidak ketat di kaki. Aksesoris tambahan untuk pakaian jenis ini biasanya berupa ikat kepala bermotif batik yang disebut logen, serta alas kaki dari kayu, yang disebut tarumpah.

Sementara itu, para wanita kalangan masyarakat biasanya mengenakan kain batik panjang yang biasa disebut sarung kebat atau nama lainnya sinjang bundel. Potongannya adalah rok yang memiliki panjang sebetis. Untuk atasannya, mereka memakai kebaya yang dilengkapi dengan selendang bermotif batik dan sabuk khusus (beubeur). Untuk alas kaki, para wanita biasanya mengenakan sandal yang disebut keteplek.

Baca Juga:   Rekomendasi Merk Jam Tangan Pria Sesuai Kebutuhan

2. Pakaian adat kasta menengah

pakaian adat

Selanjutnya pakaian adat Sunda untuk kasta menengah. Perbedaan yang paling terlihat jika dibandingkan dengan pakaian adat masyarakat biasa adalah potongannya. Pakaian yang dikenakan para kalangan menengah ini terlihat lebih rapi, necis, dan elegan dengan aksen yang tidak terlalu ramai. Para penyandang pakaian jenis ini biasanya para pedagang, atau orang-orang yang memiliki tingkat pendidikan yang tinggi pada masanya.

Pakaian untuk para pria dari kalangan ini biasanya berupa jas putih yang disebut bedahan, dan untuk bawahannya, tersandang kain kebat yang dipakai dengan cara disarungkan, komplit dengan aksesoris berupa ikat kepala yang disebut bengker. Dan untuk memperjelas sentuhan kasta menengah atas, para pria ini juga menggunakan aksesoris berupa arloji dengan rantai yang digantungkan di saku.

Bagi para wanitanya, model baju yang dikenakan sebenarnya sama dengan wanita dari kasta rakyat biasa, yaitu kebaya dan sarung kebat. Yang membedakan adalah warnanya, para wanita kalangan menengah diperbolehkan menggunakan warna apapun, termasuk warna-warna mencolok. Selain itu pembeda lainnya adalah alas kaki, jika wanita dari kasta rakyat biasa menggunakan keteplek, para wanita kasta menengah ini biasanya mengenakan alas kaki yang disebut selop.

3. Pakaian adat untuk kalangan bangsawan

pakaian adat

Pada zaman dahulu, para bangsawan sunda dianggap memiliki strata sosial paling tinggi. Maka sudah semestinya pakaian yang mereka sandang pun terlihat elegan dan mewah.

Pakaian yang dikenakan oleh para bangsawan ini berjenis jas yang dijahit dari beludru hitam dengan aksen sulaman benang emas ujung lengan. Dan untuk berpadu dengan atasan yang mewah tersebut, disandanglah celana panjang dengan warna dan bahan yang serupa dengan atasannya, lalu dilengkapi dengan sabuk emas. Untuk bagian kepala, mereka menggunakan penutup kepala bermotif batik yang disebut bendo. Sama dengan para pria dari kalangan menengah, pakaian para bangsawan ini juga dilengkapi dengan arloji emas berantai yang digantungkan di saku.

Baca Juga:   Indonesia Punya Merk Dompet Pria Keren Lho!

Untuk bahan dan warna, pakaian yang disandang oleh para bangsawan wanita ini sama dengan bahan dan warna yang dikenalan oleh para bangsawan pria: Beludru hitam. Namun potongannya tentu berbeda. Pakaian wanita bangsawan ini berbentuk kebaya dengan tambahan aksen manik-manik, serta sarung kebat sebagai bawahannya. Untuk alas kaki, mereka mengenakan selop yang juga terbuat dari bahan beludru.

Sudah tahu kan bedanya? Nah, untuk kamu yang mungkin sedang mencari pakaian adat sunda untuk kepentingan atau acara tertentu, baik untuk dewasa maupun anak-anak, kamu bisa lihat-lihat di https://www.bukalapak.com/trend/baju-adat-anak. Semoga ada yang cocok, ya!

Artikel Lainnya

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More