Home Gaya Hidup Sehat Kenali Jenis Masker Kesehatan Rekomendasi Badan Nasional Penaggulangan Bencana

Kenali Jenis Masker Kesehatan Rekomendasi Badan Nasional Penaggulangan Bencana

by Erin Nuzulia

Semenjak Presiden Jokowi mengumumkan kasus pertama COVID-19 di Indonesia, beberapa alat pelindung diri (APD) murai diburu oleh warga. Termasuk di antaranya masker kesehatan. Di beberapa negara yang telah berhasil menurunkan kasus wabah ini, seperti Korea Selatan, Taiwan, dan Cina, masker merupakan alat wajib bagi setiap orang yang harus dipakai saat beraktivitas. Sebaliknya, negara-negara pada awal wabah tampak mengabaikan strategi ini seperti Amerika Serikat dan Italia kini menduduki posisi teratas dengan jumlah kasus terkonfirmasi jauh melebihi negara asal wabah ini. Tak heran, Indonesia melalui juru bicara gugus tugas penanganan COVID-19 menyatakan wajib penggunaan masker kesehatan bagi warganya.

Sebagai alat pelindung wajah yang cukup murah, masyarakat umum mulai membeli masker bedah dengan jumlah besar di masa awal wabah COVID-19, yang berdampak pada meroketnya harga masker bedah. Lebih lanjut, keberadaan masker bedah mulai langka di pasaran, bahkan untuk tenaga medis. Padahal, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pernah memberikan pernyataan bahwa masker masker bedah hanya diperuntukkan bagi tenaga medis dan orang-orang yang sakit. Masker bedah tidak efektif digunakan bagi orang-orang yang sehat.

Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengklarifikasi 5 jenis masker yang dapat digunakan di Indonesia berdasarkan efektivitas penggunaannya, yang ditujukan kepada masyarakat sehat, hingga para peneliti yang terjun langsung dalam pengawasan virus corona.

Kenali Jenis Masker Kesehatan Rekomendasi Badan Nasional Penaggulangan Bencana

Adapun jenis masker yang tersebut berupa:

  1. Masker Kain

Masker jenis ini sangat umum ditemukan dan dapat digunakan oleh masyarakat umum yang tidak memiliki gejala COVID-19 seperti flu, demam, kelelahan, dan batuk. Masker kain cukup efektif dalam melindungi wajah dari kontak langsung dengan tangan, yang merupakan anggota tubuh dengan peluang terpapar virus yang paling tinggi. Penggunaan masker ini juga bisa berkali-kali dengan proses pencucian. Perlu diketahui bahwa masker kain tidak boleh digunakan untuk masyarakat yang sedang tidak sehat dan petugas kesehatan.

  1. Masker Bedah 2 Ply

Masker bedah atau surgical mask berjenis 2 ply ini juga bisa digunakan oleh masyarakat umum yang sehat, dan juga direkomendasikan untuk petugas kesehatan di layanan umum. Masker jenis ini memiliki dua lapisan, tanpa adanya lapisan penyaring, sehingga tidak efektif untuk menyaring droplet (percikan air) dari mulut yang bisa keluar saat bersin atau batuk. Oleh sebab itu, penggunaan masker ini tidak dianjurkan untuk seseorang yang sedang sakit.

  1. Masker Bedah 3 Ply

Masker bedah 3 ply memanfaatkan adanya lapisan penyaring yang berada di tengah-tengah masker. Lapisan berdensitas tinggi ini efektif menyaring droplet dari mulut namun tidak bisa menangkap partikel kecil yang terbawa dari udara luar. Karena virus corona bukan jenis virus yang airborne (dapat melayang di udara), masker bedah 3 ply sangat direkomendasikan untuk masyarakat umum yang merasakan flu, demam, atau batuk kering. Tenaga medis umum juga diperkenankan untuk selalu menggunakan masker jenis ini saat bertugas.

  1. Masker N95 (atau ekuivalennya)

Masker N95 adalah jenis masker sekali pakai dalam kategori Filtering Facepiece Respirator (FFR), yang dapat menyaring droplet dan partikel aerosol secara efektif. Beberapa masker yang ekuivalen dengan Masker N95 antara lain: FFP2, KN95, KF94, P2, dan DS. Masker jenis ini direkomendasikan untuk tenaga medis yang berinteraksi langsung dengan pasien positif COVID-19.

  1. Reusable Facepiece Respirator (RFR)

Masker jenis RFR memiliki tingkat efektivitas penyaringan terhadap zat asing yang sangat tinggi, dan bisa digunakan berkali-kali selama face seal tidak rusak. Masyarakat awam tidak diperkenankan menggunakan jenis ini, selain peneliti dan tenaga medis yang berinteraksi secara langsung dengan virus corona, dan memiliki kemungkinan terinfeksi yang ekstrem.

Baca Juga:   3 Makanan yang Tidak Baik untuk Makan Malam

Itulah jenis masker yang direkomendasikan berdasarkan kajian sains dan kebutuhan logistik di Indonesia. Diharapkan masyarakat memahami betul jenis-jenis tersebut guna menjaga efektivitas masker dan ketersediaan barang di lapangan saat wabah COVID-19.

Informasi lanjutan mengenai masker kesehatan terbaik dalam bisa didapatkan di : https://review.bukalapak.com/others/masker-kesehatan-terbaik-110978

Artikel Lainnya

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More