Kumpulan Orang Sukses yang Difabel Namun Menginspirasi dari Indonesia

Siapa yang sudah tahu jika maskot ASIAN Para Games 2018 yang dikenal dengan nama ‘Momo’ ternyata terinspirasi dari perjuangan para difabel yang sukses. Sebagai maskot Asian Para Games 2018, Momo dilambangkan sebagai seekor burung elang yang berjenis Elang Bondol atau Bald Eagle.

Ternyata nama Momo diambil dari singkatan ‘Motivasi dan Mobilitas’ yang melambangkan bahwa orang harus bergerak untuk maju, sama seperti perjuangan para difabel yang sukses untuk berkarya meskipun mengalami keterbatasan. Adapun Elang Bondol digunakan sebagai maskot selain karena Jakarta yang menjadi tuan rumah penyelenggara Asian Para Games 2018, juga karena burung ini dikenal sebagai burung yang kuat dan berani seperti burung Elang sejenisnya. Oleh karena itu, nama ‘Momo’ yang disingkat dari ‘Motivasi dan Mobilitas’ sangat cocok digunakan untuk Burung Elang Bondol yang menjadi maskot Asian Para Games.

Kehadiran Asian Para Games 2018 di Indonesia ini didukung oleh banyak pihak yang turut berpartisipasi untuk meningkatkan prestasi para atlet difabel di tingkat internasional. Saat ini tercatat sudah ada 43 sponsor yang mendukung penyelenggaraan Asian Para Games di Jakarta, Indonesia pada 6 hingga 13 Oktober 2018. Acara Asian Para Games 2018 ini terlaksana atas dukungan dari para sponsor terbesar utama yaitu Bukalapak, BRI, Allianz, Bank Mandiri, PT PLN (Persero), PT Transjakarta, dan Sariayu. Selain itu ada sponsor lainnya juga yakni Telkom Indonesia, Perusahaan Gas Negara (PGN), Indosat IM3, Citibank, Joma, Campina, Grab, Indofood, Indomilk, Loket.com, Tiki, CGV dan masih banyak lagi.

Berbicara mengenai Asian Para Games yang merupakan ajang kompetisi olahraga bagi para penyandang disabilitas, kita juga harus mengenal beberapa penyandang disabilitas Indonesia yang mampu berprestasi di berbagai bidang, baik olahraga, keilmuan, bisnis, maupun seni. Meskipun Asian Para Games hanya diikuti oleh para atlet difabel, tidak ada salahnya kita menyimak kisah para difabel berikut yang sukses berkarya pada bidangnya masing-masing.

Beberapa difabel yang mampu mengguncang Indonesia dengan prestasinya di antaranya Habibie Afsyah, Michael Antono, Surya Sahetapy, dan Stephanie Handojo.

4 Tokoh Difable Indonesia Yang Berprestasi

  • Habibie Afsyah

habibie afsyah penyandang difabel berprestasi

Sosok Habibie Afsyah pernah menjadi pemberitaaan di media Indonesia beberapa tahun silam karena keberhasilannya membangun bisnis online marketing. Tidak hanya itu, Habibie juga sudah dikenal sebagai pembicara dan penulis buku. Kondisinya yang lumpuh akibat penyakit bernama Muscular Dyrtophy atau kelainan yang menyerang fungsi motorik tubuh, tidak membuatnya pasrah dan putus asa. Sebenarnya Habibie Afsyah terlahir dalam kondisi normal, namun ia memang tidak bisa berjalan sejak kecil. Pada saat usia 4 tahun, ia dan keluarganya baru mengetahui nama penyakit yang dideritanya. Namun berkat kerja keras dan dukungan dari keluarga terutama ibunya, Habibie mampu bangkit dan hidup mandiri. Awal mula perjalanannya menjalankan bisnis online marketing disebabkan karena Habibie memiliki hobi bermain game dan komputer. Awalnya ia belajar desain grafis, namun karena keterbatasan pergerakan tangan, Habibie mengalami kendala. Akhirnya di tahun 2007, Habibie pun memulai bisnis online di bidang advertising. Kini usaha Habibie pun semakin sukses. Kisah perjuangan dan kesuksesannya ditulisnya dalam bukunya Kelemahanku adalah Kekuatanku.

  • Michael Antoni

pianis difabel berprestasi michael anthony

Michael Antoni adalah seorang pianis difabel yang telah meraih prestasi hingga tingkat internasional. Saat lahir, Michael terlahir dalam kondisi prematur. Kondisi ini membuatnya divonis menjadi seorang tunarungu. Meskipun menjadi pianis, sebenarnya Michael sendiri tidak pernah mendapatkan pelajaran formal mengenai piano. Bakatnya ditemukan secara tidak sengaja oleh ibunya yang melihat ketertarikan Michael pada musik. Meskipun memiliki keterbatasan dalam pendengaran, namun ia bisa memainkan setiap musik dengan sempurna. Keahliannya dalam memainkan tuts piano membuatnya kerap diundang tampil dalam beberapa acara.

  • Surya Sahetapy

penyandang difabel berprestasi surya sahetapi

Panji Surya Sahetapy adalah anak ketiga dari pasangan selebritas Ray Sahetapy dan Dewi Yull yang menjadi pengajar di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia pada mata kuliah Bisindo (Bahasa Isyarat Indonesia). Selain ahli dalam bahasa isyarat, Surya juga ahli bidang teknologi informasi. Salah satu penghargaan yang pernah diraihnya yaitu Good Medallion pada Kompetisi Teknologi Informasi khusus difabel di Bangkok pada 2013 lalu. Sebagai anak muda, Panji juga tergabung dalam organisasi sosial bernama Young Voice yang memperjuangkan hak-hak disabilitas muda. Organisasi membuat Gerakan bernama Gerkatin yang memperjuangkan hak-hak teman-teman tuli seperti bahasa isyarat dan juga teks bahasa Indonesia.

  • Stephanie Handojo

penyandang disabilitas berprestasi stephanie handojo

Gadis yang lahir di Surabaya ini merupakan seorang penyandang tunagrahita. Namun meskipun menyandang tunagrahita, Stephanie mampu mengharumkan nama Indonesia dengan menjadi atlet renang. Stephanie berhasil merebut medali emas cabang olahraga renang nomor 50 meter gaya dada pada Special Olympics World Summer Games yang diselenggarakan di Athena, Yunani di tahun 2011. Yang lebih membanggakan lagi, ternyata Stephanie dipercaya untuk membawa obor pada Olimpiade London 2012. Jadi kondisinya yang tunagrahita tidak menghalanginya untuk menjadi atlet renang yang berprestasi.

SUmber Article: http://tokolahraga.com/tak-jadi-penghalang-berikut-penyandang-disabilitas-dan-prestasi-yang-diraihnya/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *