Mengenal Kepribadian Anti Sosial yang Ternyata Membahayakan

Mengenal Kepribadian Anti Sosial yang Ternyata Membahayakan

Dunia yang serba modern seperti saat ini ternyata memberikan banyak dampak yang tak terkira. Ya, hampir semua hal saat ini dihubungkan dengan teknologi sehingga menjadikan kemudahan tersendiri untuk semua manusia. Memang kemudahan itu sangat menguntungkan, tapi di sisi lain juga bisa jadi pedang tajam. Ternyata hal ini juga memberikan dampak buruk dimana bisa membentuk kepribadian yang anti sosial. Ya, hal ini karena teknologi membuat banyak orang menjadi sibuk dengan dirinya sendiri.

Mengenal Kepribadian Anti Sosial yang Ternyata Membahayakan
Mengenal Kepribadian Anti Sosial yang Ternyata Membahayakan

Sikap anti pada sosial ini bisa dibilang merupakan gangguan kepribadian. Gangguan ini bisa dibilang merupakan pola penyimpangan pada perilaku serta perasaan seseorang dari adanya norma yang dilakukan waktu ke waktu dimana mengarah ke suatu aktivitas yang tak berguna atau mungkin bahkan bisa membahayakan dirinya sendiri. Tanda bahwa seseorang mulai terjangkit dengan gangguan anti pada sosial ini adalah dengan pola tindakan yang mulai mengabaikan atau bahkan mulai melanggar hak dari orang lain. Biasanya orang sudah bisa dikategorikan dalam anti pada sosial ini ketika dirinya sudah ada di usia di atas 18 tahun.

Sebetulnya alasan mengapa seseorang bisa memiliki perilaku anti pada sosial ini sangat beragam. Kepribadian anti sosial ini bisa terjadi karena kombinasi antar pikiran, emosi hingga perilaku. Tak heran jika kombinasi ini bisa menjadikan seseorang lebih unik. Pada dasarnya sebab pasti dari adanya gangguan kepribadian berupa anti pada sosial ini belum bisa diketahui dengan pasti, namun banyak ahli yang menyimpulkan beberapa alasan berikut ini:

  • Seseorang yang melewatkan masa anak-anak dengan diterlantarkan serta dieksploitasi.
  • Berawal dari keluarga yang memiliki gangguan kepribadian anti pada sosial, gangguan mental hingga gangguan kepribadian lainnya.
  • Terdapat riwayat gangguan pada perilaku saat masa kecilnya.
  • Masa kecil ada di lingkungan keluarga tidak harmonis atau bahkan menderita kekerasan.
  • Terlalu sibuk dengan dunia maya sehingga juga bisa memberikan pengaruh adanya gangguan anti pada sosial, meski tidak separah sebab lainnya.

Sebetulnya alasannya terjadinya kepribadian anti sosial ini banyak sekali, namun yang memang menjadi alasan terbesar adalah beberapa alasan tersebut. Sebetulnya perilaku seperti ini bisa disembuhkan, namun memang banyak dokter dan psikolog yang menyatakan kesembuhannya tidak mudah untuk dilakukan. Alasan utama adalah karena penderitanya justru kerap tidak sadar jika dirinya memiliki gangguan kepribadian anti pada sosial sehingga dirinya tidak minta bantuan dan cenderung mengurung diri. Mereka selalu merasa baik-baik saja sehingga tidak butuh bantuan. Untuk itu, jika Anda merasa bahwa ada teman atau anggota keluarga yang memiliki tanda seperti anti pada sosial, maka ada baiknya bantulah mereka meski tak meminta bantuan. Terapi perilaku akan membantu mereka, namun tentu harus dengan profesional.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *