Gaya Hidup Agamis Beserta Ajaran- Ajaranya

Gaya Hidup Agamis Beserta Ajaran- Ajaranya

Islam bukan hanya dipandang sebagai agama saja, tetapi juga sebuah memberikan ajaran bagi seluruh kehidupan manusia di dunia termasuk perilaku manusia di bumi. Gaya hidup agamis merupakan gaya hidup yang tidak hanya berorientasi kepada kehidupan didunia saja akan tetapi juga mementingkan kehidupan setelahnya, yaitu kehidupan akhirat. Gaya hidup agamis ini memang berbeda jika harus dibandingkan dengan gaya hidup masyarakat yang konsumtif ataupun hedonisme.

Gaya Hidup Agamis Beserta Ajaran- Ajaranya

Tak jarang banyak orang yang slah dalam mengambil keputusan akan jalan kehidupan mereka. Maka, dengan mengaplikasikan ajaran dan prinsip islam gaya hidup agamis hidup akan lebih terarah dan jauh dari kekufuran. Seperti berikut ini beberapa gaya hidup agamis yang dapat kita terapkan dalam kehidupan kita sehari-hari.

  • Adanya tali silaturahmi

Gaya hidup agamis lebih mengedepankan tali silaturrahmi, saling toleransi dan membangun sikap menjunjung tinggi rasa kesaudaraan, hal ini tentu berbeda dengan gaya hidup barat yang lebih pada individualistik. Nilai- nilai yang diajarkan dalam menyambung silaturrahmi akan dapat mendapatangkan kebaikan serta rasa kekerabatan antar sesama. Seperti yang telah dijelaskan didalam salah satu hadist bahwa silaturrahmi akan mendatangkan suatu kebaikan sehingga terbentuknya ukhuwah islamiyah atau persaudaraan yang kuat  antar sesama umat muslim.

Baca juga: Begini 4 Tips Mulai Hijrah Ke Gaya Hidup Lebih Sehat

  • Menjunjung tinggi ketaatan

Rasa taat dan patuh memang sudah seharusnya ada melekat pada setiap manusia khususnya bagi muslim. gaya hidup taat perlu dibangun serta dijunjung tinggi mengingat kita semua merupakan seorang hamba Tuhan. Ketaatan sendiri merupakan suatu ajaran untuk mentaati semua perintahNya dan menjauhi apa yang telah menjadi larangaNya. Rasa taat yang kuat pada diri seseorang akan membuat kita dijauhkan dari segala bentuk perbuatan maksiat.  Bahkan tanpa adanya ketaatan manusia akan bebas melakukan maksiat tanpa mengetahui apakah yang dilakukanya ini sudah benar atau bertentangan dengan ajaran agama islam, sehingga pada akhirnya akan menghancurkan manusia itu sendiri kejurang dosa. Sangat jelas bertentangan jika harus dibandingkan dengan gaya hidup westernisasi yang suka menjunjung nilai kebebasan dalam melakukan gaya hidup sehari-hari.
Dengan demikian, gaya hidup seorang muslim harus dibangun oleh ketaatan.

  • Tidak boros atau berlebih-lebihan

Didalam agama islam ada larangan agar umatnya tidak berlebih-lebihan (boros) dalam melakukan segala hal. Gaya hidup hedonisme yang identik dengan boros , konsumtif sangat tidak sesuai dengan ajaran islam. Dalam ajaran islam segala sesuatu sudah ada porsinya termasuk dalam bmengerjakan segala sesuatu. Dalam suatu ayat di Al Quran surat (  Al- An’nam 6:141) yang menyatakan bahwa adanya pelarangan agar kita tidak suka berlebihan dalam mengerjakan segala sesuatu. Sifat boros adalah saudara syaitan dan syaitan ingkar terhadap Tuhannya. (17:27).

Dengan demikian kita sebagai umat manusia, terutama muslim memang sudah selayaknya menerapkan ajaran0ajaran, gaya hidup agamis yang sudah di tetapkan oleh agama sebagai pedoman hidup kita agar lebih terarah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *