Mengenali Asal Usul Kepribadian Introvert

Mengenali Asal Usul Kepribadian Introvert

Kepribadian introvert adalah kepribadian yang lebih focus pada perasaan, pemikiran, serta mood yang berasal dari dalam diri ketimbang dari lingkungan luar. Selain jenis kepribadian ini, jenis kepribadian lain yakni ada ekstrovert dan ambivert. Tahukah Anda bagaimana mengenali cirri kepribadian introvert?

Mengenali Asal Usul Kepribadian Introvert

Asal Usul Kepribadian Introvert

Teori kepribadian ini dipopularkan oleh Carl Jung, dimana sekarang ini istilah introvert dan ekstrovert adalah istilah yang umum dipakai untuk menggambarkan kepribadian seseorang. Seseorang kemungkinan memiliki dua kepribadian ini sekaligus, namun cenderung akan condong ke salah satu saja. Seseorang yang berkepribadian ekstrovert akan cenderung menyukai kegiatan sosial ketimbang menyendiri.

Sedangkan seseorang dengan kepribadian introvert akan lebih cenderung tidak menyukai interaksi sosial. Jika pun harus berinteraksi maka akan membuatnya menguras banyak energi. Seperti misalnya saat mengunjungi pesta, seseorang dengan kepribadian ini akan cenderung tidak bersemangat dan membutuhkan beberapa waktu untuk menyendiri.

Ciri-ciri Kepribadian Introvert

Seseorang dengan kepribadian introvert biasanya ditandai dengan ciri-ciri berikut:

  • Suka menyimpan perasaan sendiri, tidak senang berbagi perasaan.
  • Pendiam dan cenderung menghindari keramaian.
  • Selalu berpikir sebelum bertindak, tidak gegabah dalam berucap.
  • Pandai menjaga lisan.
  • Pengamat yang baik, kepribadian ini lebih suka mengamati ketimbang mengomentari sesuatu.
  • Bersosialisasi dengan baik hanya dengan beberapa orang yang sudah dikenal.
  • Lebih suka berdiam diri di keramaian, terlebih jika orang di sekitarnya adalah orang yang tak dikenal.

Ciri-ciri lainnya yang mungkin bisa terlihat adalah:

 

  • Menghindari kontak mata dengan orang lain

 

Kepribadian introvert sering dikaitkan dengan rasa malu seseorang jika harus berinteraksi dengan orang lain. Dari hal ini maka dapat disimpulkan bahwa seseorang akan menghindari kontak mata dengan orang lain bukan karena tidak respect namun lebih kepada malu, terlebih jika belum saling mengenal.

  • Cenderung berbicara pada diri sendiri atau self talking

Karena sifatnya yang tidak dapat berkomunikasi dengan baik dengan orang lain, seorang introvert akan cenderung berbicara dengan diri sendiri ketimbang curhat dengan orang. Hal ini untuk juga merupakan sebuah bentuk mengekpresikan diri yang unik, bukan sebuah kelainan mental.

Kesehatan Mental dan Fisik Orang Introvert

  1. Mudah stress di lingkungan ramai. Hal ini sudah pasti, karena kepribadian ini lebih menyukai tempat hening yang tidak banyak orang. Ketika dia mendengarkan ataupun bertemu banyak orang, hal itu membuatnya menguras banyak tenaga dan pikiran.
  2. Berisiko terkena depresi. Karena sifatnya yang suka memendam perasaan, hal ini membuatnya selalu berpikir keras ketika ada masalah dan mencoba menemukan solusi sendiri. Hal ini sangat riskan terkena depresi.
  3. Mudah tidur di malam hari, Ini dikarenakan aktivitas siangnya yang berinteraksi dengan orang membuatnya cepat lelah sehingga mudah terlelap tidur.

Baca juga: Ternyata Inilah Perbedaan Anti Sosial Dengan Introvert Yang Harus Anda Ketahui Agar Tidak Salah Kaprah

Beberapa teori di atas mungkin bisa membantu mengenali seorang introvert. Dengan demikian dapat mengatasinya dengan sikap yang tepat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *