Wiji Thukul, Aktivis Buruh Indonesia yang Hilang

Wiji Thukul, Aktivis Buruh Indonesia yang Hilang

Seorang aktivis merupakan orang yang memperjuangkan sesuatu yang akan berguna untuk kelompoknya dan juga masyarakat umum pada umumnya. Dimana mereka ini bisa datang dari berbagai kalangan. Tidak hanya yang berasal dari orang terpelajar dari pendidikan yang resmi yang sering melakukan demonstrasi dengan jaket almamater tetapi juga merek yang datang dari kelompok yang sedang diperjuangkan. Misalnya untuk mengerti nasib buruh maka salah satu orang yang akan lebih vokal dan tahu mengenai perasaan para buruh adalah dari kalangan buruh sendiri. Dan dengan keberanian dan pengetahuan maka mereka akan menjadi seorang yang dapat membela lebih baik daripada yang berasal dari kalangan terpelajar.

Wiji Thukul, Aktivis Buruh Indonesia yang Hilang

Apabila membahas mengenai masalah buruh dan juga orang yang memperjuangkan hak buruh, maka di Indonesia akan mengenal beberapa nama. Dan salah satu nama yang masyur adalah Wiji Thukul yang berasal dari Solo. Sepak terjang dari nama ini sendiri sudah tidak asing lagi sebelum ia dihilangkan dan menjadi salah satu nama orang yang hilang diculik oleh pemerintah pada tahun 1998 ketika sedang terjadi demonstrasi besar untuk menuntut turun presiden Soeharto kala itu.

Nama Wiji Thukul sendiri menjadi terkenal sebagai aktivis yang membela buruh dan juga aktif untuk mengkritik pemerintahan. Thukul dikenal menjadi orang yang sangat berani dan sangat vokal untuk menuntut hak masyarakat biasa dalam hal ini adalah nasib buruh agar mendapatkan hak dan perhatian yang lebih baik. Hal tersebut disuarakannya dalam berbagai karangan puisi dan sajak yang ia ciptakan sebelum akhirnya ia hilang. Ia juga sering mengkritik pemerintah yang dinilainya sangat represif dan melakukan semaunya sendiri untuk melindungi pemerintahannya. Sehingga hal tersebut membuatnya menjadi salah satu buron karena menyuarakan pendapatnya yang menentang pemerintah.

Perjalanan Wiji Thukul sendiri sangat panjang, datang dari kalangan buruh yang telah banyak bekerja semenjak kecil ia mengerti sekali mengenai permasalahan yang dihadapi buruh di lapangan. Puisinya juga menyuarakan hal tersebut seperti masalah buruh yang harus terima mempunyai rumah yang selalu bocor dan kebanjiran, buruh yang tidak mampu untuk membeli susu untuk anaknya, membayar kontrakan, dan juga nasib buruk lainnya yang dirasakan oleh buruh karena tidak menerima gaji yang seharusnya dan tidak sebanding dengan pekerjaannya.

Baca juga Kenali Keuntungan Jadi Aktivis Kampus Berikut Ini!

Puisi Wiji Thukul sendiri sampai sekarang ini masih banyak dikenal oleh masyarakat dan juga menjadi penyemangat untuk demonstrasi. Dimana salah satu puisinya yang terkenal adalah yang mempunyai kata “Lawan” yang menjadi penggerak para demonstran untuk tidak takut menyuarakan pendapatnya dan tidak takut untuk dibungkam. Sehingga walaupun sampai sekarang masih berstatus hilang, Wiji Thukul tetapi menjadi aktivis buruh yang menjadi inspirasi banyak orang dan dikenang juga sebagai salah satu penyair terbaik negeri ini.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *