Waspadai Penipuan Berkedok Arisan Online

Waspadai Penipuan Berkedok Arisan Online

Arisan adalah sekelompok orang yang mengumpulkan uang dengan teratur tiap periode tertentu. Kegiatan ini sekarang malah berubah menjadi sebuah budaya di Indonesia dengan tujuan untuk ajang menjaga silaturahmi, biasanya diadakan dalam sebuah keluarga, teman masa sekolah dulu hingga di kompleks rumah. Tetapi, dengan kecanggihan teknologi sekarang ini, kegiatan tersebut sudah dapat dilakukan secara online dengan jangkauan yang lebih luas. Dengan bermodalkan media sosial, komputer dan smartphone, seseorang dapat membuka jasa online.

Waspadai Penipuan Berkedok Arisan Online

Penipuan dengan kedok arisan online

Di zaman yang serba canggih seperti sekarang ini, kejahatan dapat terjadi karena adanya peluang dan niat. Dengan arisan yang dilakukan secara online ini, pemilik dapat menggunakan usaha tersebut untuk meraup keuntungan pribadi. Umumnya, kegiatan ini hanya menawarkan uang, bukan menawarkan produk. Tentunya hal ini agar mempermudah pelaku kabur membawa uang anggota.

Biasanya, pemilik akan menawarkan jasa berupa iming-iming imbalan yang besar seperti hadiah atau bonus berlipat ganda. Selain itu, pemilik akan memberikan informasi mengenai cara kerja yang kelewat mudah yakni calon anggota hanya memberikan nomor telepon pada si pemilik. Sesudah itu, anggota harus mentransfer sejumlah uang yang telah ditentukan. Dengan demikian, kalangan wanita akan mudah tergiur. Namun arisan ini tak bertahan lama, karena pemilik akan menghilang.

Tips menghindar dari penipuan

Tidak ada orang yang ingin dirugikan, termasuk saat mengikuti arisan. Bila Anda tak ingin terkena tipu, Anda harus ekstra hati-hati agar tak dirugikan. Ada beberapa hal yang harus dipahami sebelum tergabung menjadi anggota, seperti:

Baca Juga : Heran Tapi Nyata, Komunitas Ini Hanya Bisa Anda Temukan Di Indonesia Saja

  1. Kenali identitas usaha dan pemilik. Bila sebuah jasa itu benar, pemilik akan mudah memberi informasi seperti identitas usaha secara terbuka mulai dari alamat, nomor telepon sampai izin usaha. Sebaliknya, jika orang tersebut ingin melakukan penipuan, tentu ia tak akan membiarkan pangsanya tahu tentang identitas usahanya.
  2. Cari tahu, seperti apa sistem arisan tersebut. Bila Anda memperoleh tawaran bergabung menjadi anggota dengan iming-iming keuntungan besar, lebih baik jangan terburu-buru menerimanya. Anda bisa mencari tahu terlebih dahulu tentang proses cara kerjanya. Anda harus menanyakan dengan detail seperti bagaimana cara merekrut anggota, seperti apa cara setoran dan pengundiannya. Tujuannya, agar tidak ada yang merasa dirugikan di sini.
  3. Jangan menerima iming-iming mendapatkan keuntungan besar. Siapa yang tidak tergiur dengan keuntungan besar? Begitu lah trik jitu dari penipu arisan ini. Biasanya, pemilik akan memberi penawaran seperti iming-iming keuntungan hingga 50% dari jumlah dana yang sudah disetor. Logikanya, jika uang ini adalah uang bersama dan diberikan pada pemenang secara berkala, lantas dari mana bisa mendapatkan keuntungan yang mencapai 50% dari hasil setoran? Jika ada penawaran yang tidak logis, lebih baik Anda langsung menolaknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *