Mengulas Tentang Pengaruh Teknologi Pada Gaya Hidup Anak Sekolahan

Kemajuan teknologi yang pesat dewasa ini, seakan juga membawa perubahan dalam berbagai lini kehidupan. Pendidikan merupakan salah satu lini, yang juga turut terpengaruh dengan adanya perkembangan teknologi dewasa ini. Diciptakannya berbagai teknologi dengan basic untuk memudahkan setiap manusia dalam menerima pendidikan, seperti komputer, smartphone dengan berbagai aplikasi pendidikan, seakan juga mempengaruhi gaya hidup para pengajar dan pelajar yang terlibat dalam proses pendidikan. Jika dahulu pengajar hanya menggunakan papan tulis, kini penggunaan berbagai media canggih pun telah mengganti peranan dari papan tulis. Tidak jauh berbeda dengan para pengajar, gaya hidup anak sekolahan pun juga turut terpengaruh dengan adanya perkembangan teknologi.

Jika dahulu komunikasi anak sekolah hanya dapat dilakukan dengan cara bertatap muka langsung dengan rekan mereka, kini dengan adanya perkembangan teknologi seperti smartphone, komunikasi antar teman pun dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja. Tidak hanya dalam hal berkomunikasi saja, bahkan kini anak sekolah pun dapat mengerjakan berbagai tugas kelompok yang mereka kerjakan dengan menggunakan berbagai peralatan canggih yang mereka miliki, seperti smartphone dan laptop. Bahkan tak jarang kita temukan para pangajar akan memilih menggunakan email sebagai media bagi para siswa untuk dapat mengumpulkan tugas yang diberikan.

Gaya hidup modern pada pengajar dan anak sekolahan dengan berbasis kemajuan teknologi ini memang dapat membawa manfaat dan keunggulan tersendiri didalam proses pendidikan. Namun demikian pengawasan tetaplah harus dilakukan, agar nantinya tidak terjadi penyalahgunaan dalam penggunaan teknologi tersebut. Berikut ini beberapa kesalahan penggunaan teknologi yang sering dilakukan oleh anak sekolah, yang antara lain adalah:

  • Digunakannya smartphone yang mereka miliki, hanya untuk eksis dan gaul dengan teman-teman sebaya mereka.
  • Digunakannya teknologi internet untuk mengakses berbagai konten yang tidak layak dan belum dipersyaratkan untuk mereka gunakan.
  • Dipergunakannya smartphone yang mereka miliki, sebagai media untuk melakukan permainan game semata.
  • Smartphone lebih digunakan sebagai media sosialisasi, tanpa mengenal lingkungan sekitar, bahkan beberapa kasus pelajar telah terbukti kecanduan terhadap penggunaan teknologi canggih yang satu ini.

Untuk menghindari terjadinya kesalahan penggunaan pada smartphone ataupun peralatan teknologi lainnya pada anak sekolahan, maka peraturan penggunaan teknologi memang haruslah ditetapkan baik oleh pihak sekolah sebagai tempat mereka belajar, ataupun orang tua mereka sendiri sebagai pengawas dan pendidik utama. Memberikan batas waktu penggunaan teknologi seperti smartphone memanglah harus diterapkan baik oleh orang tua ataupun pihak sekolah. Tidak memberikan anak smartphone sebelum batas usia kewajaran yang memang banyak disarankan oleh para ahli, merupakan salah satu cara pencegahan terhadap penyalahgunaan teknologi dalam diri para pelajar. Awasilah dan terapkan sistem filterisasi otomatis pada setiap teknologi yang digunakan oleh putra putri Anda.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *