Hidup Sehat, Hidup Bebas Rokok

Hidup bebas rokok, mungkin terdengar tidak mudah bagi para pecandu rokok. Bebas rokok berarti bebas polusi udara. Orang yang memiliki ketergantungan terhadap rokok bisa terjadi karena faktor kesengajaan dan faktor ketidaksengajaan. Karena ingin mengikuti tren, seseorang bisa dengan sengaja merokok dan beranggapan bahwa tanpa merokok akan dianggap penakut, lemah, dll. Untuk faktor ketidaksengajaan, mungkin saat itu mereka sedang memiliki permasalahan atau tekanan pada dirinya sehingga untuk meringankan beban yang dirasakan, mereka mencari pelarian yaitu dengan merokok.

Seseorang pecandu rokok sangat kesulitan untuk menghentikan kebiasaan tersebut. Butuh niat yang kuat, keinginan yang bulat, dan waktu yang tidak sebentar. Rokok itu sendiri memiliki zat yang dapat menyebabkan pemakainya menjadi kecanduan untuk terus menghisap rokok tersebut. Ada beberapa hal yang dapat diikuti agar terlepas dari candu rokok, antara lain:

  • Mengganti kebiasan merokok dengan permen,
  • Sering berolahraga dapat mengurangi zat yang ditimbulkan akibat rokok,
  • Kurangi meminum kopi,
  • Berkumpul dengan orang yang tidak merokok.

Dalam rokok terkandung 4000 zat kimia, beberapa diantaranya mengandung racun dan zat penyebab penyakit kanker. Nikotin, Tar, dan Karbon Monoksida (CO) termasuk kandungan yang beracun di dalam rokok.  Nikotin merupakan zat adiktif yang dapat mempengaruhi peredaran darah dan syaraf manusia. Nikotin juga dapat memicu penyakit paru-paru. Tar memiliki sifat lengket dan bisa menempel pada paru-paru. Sedangkan karbon monoksida membuat darah menjadi tidak mampu mengikat oksigen dalam darah.

Racun rokok tidak hanya berdampak pada para perokok, namun resiko terbesar justru akan berdampak pada orang yang hanya menghirup asap rokok tersebut. Orang yang tidak merokokpun mungkin akan mengalami kesulitan dalam hidup bebas rokok. Dampak asap dari rokok bagi perokok pasif ada dua jenis yaitu efek langsung dan efek tak langsung.  Efek langsung misalnya iritasi pada mata, pusing, batuk, pingsan, mual, dll. Efek ini lebih berbahaya dibandingkan dengan perokok aktif. Sedangkan efek tak langsung yaitu adanya peningkatan akan resiko kanker sebesar kurang lebih 20%.

Banyak manfaat yang akan diperoleh jika hidup tanpa rokok, baik secara kesehatan maupun secara financial. Manfaat yang akan didapatkan antara lain:

    • Denyut nadi dan tekanan darah akan kembali stabil,
    • Penumpukan tar di dalam paru-paru perlahan akan bersih,
    • Lebih mudah menghirup oksigen dan melancarkan pernafasan,
    • Melakukan aktifitas fisik akan dirasa lebih mudah,
    • Resiko terkena serangan penyakit paru-paru atau jantung akan menurun,

 

  • Menghemat pengeluaran.

Paparan di atas diharapkan dapat membantu proses penghentian penggunaan rokok. Perlahan kurangi merokok, mungkin 1-2 batang perhari. Sehingga dikemudian hari tubuh akan menjadi lebih sehat dan hidup bebas rokok.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *