Hidup Tenang, Hidup Bebas Stres

Kata “stres” pasti tidak asing di telinga. Banyak orang sering menyebut kata stres sebagai pengungkapan keadaan seseorang yang memiliki banyak masalah. Ada juga yang menyebut kata tersebut sebagai ungkapan kejengkelan kepada orang lain. Stres adalah sebuah kondisi yang terjadi karena seseorang mengalami banyak tekanan. Banyak orang mempunyai keinginan dan harapan yang tinggi tentang suatu hal tetapi karena belum mampu untuk mencapainya, beberapa orang merasa tertekan. Sehingga hidup bebas strespun tidak akan terwujud.

Sebagian orang cenderung melakukan hal negatif ketika mengalami tekanan atau stres, seperti:

  • Melampiaskan kemarahan kepada orang lain atau benda sekitar,
  • Meminum minuman keras,
  • Mencoba mengenal narkotika,
  • Percobaan bunuh diri, dll.

Hal yang paling fatal adalah ketika seseorang mengalami stres dan mencoba untuk mengakhiri hidupnya. Selain merugikan diri sendiri, hal tersebut juga dilarang oleh ajaran agama. Stres juga dapat berdampak pada tubuh manusia, antara lain: jerawat akan muncul, kesuburan terganggu, gangguan kesehatan, dan sebagainya. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat dilakukan agar hidup bebas stres.

Baca juga: 4 Akibat Ketika Menjalankan Gaya Hidup Bebas

Pertama, temukan sebab stres. Langkah yang pertama ini perlu dilakukan karena untuk mengatasi stres, penyebab dari stres tersebut perlu diketahui agar stres dapat dihilangkan secara perlahan. Penyebab stres bisa datang dari diri sendiri, orang lain, maupun dari kondisi sekitar. Sebagai contoh stres karena hubungan dengan pasangan yang kurang harmonis, karena tuntutan pekerjaan, atau karena apa yang diinginkan belum tercapai. Yang harus dilakukan adalah membuat daftar tentang penyebab stres tersebut. Dengan cara ini apa yang ada di pikiran bisa tertuang dalam sebuah tulisan dan membuat seseorang merasa lebih lega.

Kedua, usahakan memiliki waktu tidur yang cukup. Kualitas tidur yang cukup akan berdampak baik pada kesehatan. Kualitas tidur bukan dilihat dari lamanya waktu tidur. Tidur terlalu lama justru akan membuat badan menjadi letih. Tidur yang cukup dapat membantu mengendalikan stres dan mengatur kadar hormon kortisol di dalam tubuh. Orang dengan waktu tidur kurang dari 8 jam sehari dapat meningkatkan ghrelin yaitu hormon yang menyebabkan bertambahnya keinginan untuk mengkonsumsi makanan berlemak dan makanan manis, yang dapat mengakibatkan pertambahan lemak di perut.

Ketiga, aturlah pernafasan dengan baik. Orang yang mengalami stres cenderung mengambil oksigen dan mengeluarkan karbondioksida lebih cepat. Pernafasan ini disebut pernafasan dangkal. Cara yang dapat dilakukan adalah belajar melakukan pernafasan lebih dalam. Atur posisi duduk yang lebih nyaman. Tarik nafas kurang lebih selama 8 sampai 10 detik dan perlahan hembuskan na. Bernafas dengan cara seperti ini dapat dilakukan selama 2 menit atau lebih. Stres tidak hanya berdampak negatif pada jiwa, tetapi juga pada tubuh manusia. Jadi, atasi stres mulai sekarang karena hidup tenang adalah hidup bebas stres.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *