Aktif Berorganisasi Membuat Mahasiswa Lebih Mudah untuk Menyampaikan Pendapat

Di masa kuliah tentunya status menjadi mahasiswa dan baiknya belajar untuk aktif mengikuti berbagai kegiatan berorganisasi. Entah mengikuti mapala, BEM, dan lain sebagainya yang tentu akan sangat beragam keberadaannya di lingkungan kampus manapun. Selama kuliah tentu banyak hal akan dinikmati, sebab sistem pembelajaran sudah berbeda dengan masa ketika di bangku sekolah SMA sekalipun. Sebagian besar orang mengaku lebih menyukai lingkungan kampus karena memang lebih fleksibel, beberapa bahkan bisa mendapatkan pekerjaan paruh waktu di luar jam kuliah.

Manfaat Aktif Berorganisasi

Kuliah sembari aktif dalam berorganisasi tentunya menjadi pilihan sebagian besar orang apalagi banyak manfaat bisa dipetik. Masuk ke dalam organisasi di kampus bisa memberikan beberapa manfaat sebagai berikut:

Baca juga: Menilik Hal Unik Yang Menjadi Kebiasaan Mahasiswa Masa Kini

  • Mudah menyampaikan pendapat,

Berorganisasi bisa memberikan banyak manfaat salah satunya belajar dalam menyampaikan pendapat. Sebab yang namanya organisasi di kampus dijamin sesekali akan melakukan rapat baik rapat tahunan, ataupun yang digelar karena suatu hal. Selama rapat inilah para anggota bisa saling bertukar pendapat sehingga lebih mudah untuk mengungkapkan isi kepala, perlahan kegiatan di dalamnya meningkatkan kepercayaan diri semua anggotanya.

  • Memiliki kesibukan yang bermanfaat,

Sibuk berorganisasi membuat mahasiswa bisa memiliki waktu luang yang terbatas namun tidak selalu berdampak buruk. Toh, dalam berorganisasi biasanya hanya beberapa kali saja sibuknya mencapai puncak namun setelahnya bisa sangat santai. Sehingga dijamin tidak mengganggu konsentrasi selama kuliah dan tetap bisa menjadi pribadi yang berprestasi. Waktu luang yang dimiliki dijamin untuk kegiatan organisasi tersebut sehingga bisa dikatakan menggunakannya untuk hal bermanfaat supaya tidak memiliki kebiasaan yang merugikan.

  • Mengenal lebih banyak orang selama kuliah,

Masuk ke dalam sebuah organisasi membuat pola pikir seorang anak kuliahan menjadi lebih terbuka. Selain itu memungkinkan pelakunya untuk kenal lebih banyak orang entah sesama anak kuliahan meski beda tingkatan. Bisa pula kenal dengan para dosen sampai dekan dan Rektor, sehingga berdampak baik bagi kepribadian. Sebab dengan kenal lebih banyak orang maka akan mengenal berbagai karakter dan belajar untuk menjaga hubungan baik dengan masing-masing karakter tersebut. Selepas kuliah bisa jadi tidak gagap untuk terjun ke masyarakat karena paham karakter orang secara umum.

  • Terbiasa dengan lingkungan di perusahaan atau tempat tinggal,

Menyibukkan diri dengan berbagai kegiatan organisasi di kampus juga bisa belajar mengenai pola lingkungan di sebuah perusahaan ataupun masyarakat. Organisasi ini membuat masing-masing anggotanya memiliki tanggung jawab yang berlainan namun satu tujuan. Ketika sudah memasuki lingkungan kerja akan lebih mudah beradaptasi dengan berbagai tuntutan dari atasan dan perusahaan. Sebab sudah bisa bertanggung jawab dengan pekerjaannya ketika aktif berorganisasi selama berstatus sebagai mahasiswa, maka jangan ragu untuk terjun ke organisasi di lingkungan kampus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *