Lakukan 4 Tips Ini untuk Melindungi Anak dari Pergaulan Bebas

Orangtua tentunya memiliki kecemasan tersendiri mendapati pergaulan bebas yang bisa berdampak buruk pada perilaku buah hati. Terlebih jika memiliki anak di usia remaja maka perlu bijak dalam mengarahkan mereka agar tidak terseret pergaulan yang tidak benar. Tentunya menjadi dilema tersendiri bagi orangtua sebab terlalu melarang anak untuk bersosialisasi nantinya juga berdampak tidak baik. Namun terlalu bebas dan terlalu percaya pada si anak tentunya juga bisa merugikan diri sendiri maupun si anak itu sendiri, maka penting untuk paham bagaimana mengawasi pergaulan anak.

Baca juga: Cara Cerdas Agar Bisa Terhindar Dari Pergaulan Bebas Dan Manfaat Yang Bisa Anda Rasakan

Tips Mencegah Anak Salah Bergaul

Pergaulan yang terlalu bebas membuat seseorang bisa mengikuti gaya hidup bebas seperti budaya orang barat. Tentunya kalau diterapkan di negara kita tidak akan cocok, maka perlu memberikan pengawasan yang tepat dan efektif. Dibanding mengekang anak maka simak beberapa tips berikut supaya anak tidak terjerumus pergaulan yang merugikan:

  • Memberikan teladan yang baik,

Orangtua memang menjadi sosok paling dekat dengan anak secara fisik sehingga kontrol yang diberikan lebih maksimal. Supaya anak-anak lebih selektif dalam memilih teman bergaul maka berikan teladan yang baik. Kalau Anda terbiasa memberi contoh buruk jangan menyesal anak mengikuti kebiasaan tersebut.

  • Menjaga hubungan baik dengan anak,

Hubungan emosional dengan anak ternyata akan sangat membantu mencegah anak terlibat dalam pergaulan bebas yang tidak menguntungkan. Maka sewajarnya orangtua membangun kedekatan emosional dengan si anak, tidak harus dengan memberikan banyak materi. Sebab berlimpahnya kasih sayang menjadi lebih penting dengan selalu terlibat dengan kegiatan anak namun seperlunya. Jadikan waktu luang untuk saling mengobrol sehingga anak percaya pada Anda dan bercerita mengenai banyak hal tanpa ragu.

  • Memperhatikan perkembangan anak sejak dini,

Mengikuti perkembangan anak juga menjadi salah satu sarana untuk selalu dekat dengannya, tidak hanya sebatas kedekatan fisik saja. Orangtua yang sama-sama sibuk cenderung mengabaikan anak tanpa disadarinya sehingga perkembangan apapun yang dialami anak orangtua tidak pernah paham. Ada baiknya dekat dengan anak sesuai waktu senggang yang dimiliki, biarkan anak menceritakan pengalamannya. Kemudian jadilah pendengar yang baik kalau sudah maka dijamin anak mengandalkan orangtua untuk memberi kontrol pada pergaulannya.

  • Memberikan fasilitas yang terkontrol,

Orangtua yang terlalu royal kepada anak tentunya punya dampak yang tidak baik maka usahakan untuk selektif dalam menyediakan fasilitas. Hindari fasilitas yang berlebihan dan kenalkan anak dengan lingkungan yang status ekonominya ada di bawah keluarga Anda. Munculnya rasa empati membuat si anak lebih paham bagaimana untuk bisa bersosialisasi dengan berbagai kalangan. Sehingga memiliki pemahaman yang kuat dalam bergaul, ke depannya akan menghindarkan anak dari pergaulan bebas yang membuat hati orangtua selalu was-was.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *