Bahaya Rokok untuk Perokok Pasif yang Harus Diketahui

Rokok menjadi salah satu benda wajib yang harus ada di kantong bagi sebagian besar pria. Walaupun sudah ada atau tertera peringatan di bungkus rokok, tidak menyurutkan niat untuk merokok. Faktanya, barang lintingan tembakau tersebut tidak hanya memiliki bahaya rokok yang buruk pada si perokok yang aktif atau yang melakukan namun juga untuk perokok pasif atau yang tidak merokok namun menghirup rokok tersebut. Bahkan tidak jarang jika perokok pasif akan menerima dampak yang lebih besar dibandingkan dengan perokok pasif.

Berikut dampak berbahaya dari rokok untuk perokok pasif. Pertama adalah gangguan kehamilan. Tidak hanya bagi perokok pasif namun juga perokok pasif, memiliki resiko yang serius terkait dengan perkembangan janin. Masalah atau gangguan tersebut yaitu:

Baca juga: Gaya Hidup Sehat Stop Merekok Dengan Cara Alami

  • Meningkatkan terjadinya resiko keguguran serta kelahiran mati.
  • Resiko kelahiran prematur dan berat badan lahir rendah yang lebih tinggi.
  • Sindrom kematian bayi mendadak atau SIDS.
  • Resiko komplikasi saat kehamilan dan kelahiran yang lebih tinggi.

Kedua adalah masalah pada gangguan pernafasan. Asap dari rokok yang dihembuskan oleh perokok pasif menyebabkan resiko terkena kanker paru-paru menjadi lebih meningkat. Bahaya rokok untuk perokok pasif pada anak-anak bisa menyebabkan resiko adanya infeksi saluran pernafasan bawah atau yang disebut dengan LRTis misalnya pneumonia dan bronkitis. Selain itu, resiko lainnya yang berkaitan dengan saluran pernafasan adalah iritasi saluran pernafasan bagian atas, peningkatan prevalence cairan telinga tengah, berkurangnya fungsi dari paru-paru, asma yang semakin parah.

Ketiga adalah meningkatkan resiko penyakit stroke dan jantung. Gangguan jantung menjadi resiko yang harus dihadapi perokok pasif setelah menerima paparan asap rokok baik dalam waktu pendek atau panjang. Dalam waktu pendek, bisa meningkatkan sensitivitas trombosit serta penurunan kemampuan dari jantung untuk bisa memproses dan menerima oksigen. Sedangkan dalam jangka waktu panjang, bisa menyebabkan plak serta memberikan efek buruk pada kolesterol dalam darah. Bahkan, perokok pasif bisa memiliki resiko serangan jantung dan stroke yang tinggi karena darah jadi lebih lengket dan bisa saja menggumpal.

Bahaya rokok selanjutnya selain dari 3 bahaya di atas yang sudah disebutkan untuk perokok pasif, yaitu:

  • Atherosclerosis atau penyempitan pembuluh darah yang terjadi pada jantung. Penyakit ini bisa berakibat fatal bahkan kematian karena darah yang menggumpal kemudian bercampur lemak di pembuluh darah sehingga bisa menyebabkan stroke, jantung ataupun kematian mendadak.
  • Infeksi telinga bagian tengah yang bisa fatal akibatnya jika diderita oleh anak.
  • Resiko meningokokus yang meningkat. Penyakit ini disebabkan karena infeksi dari kuman dan bakteri yang bisa menyebabkan meningitis, cacat, keracunan darah bahkan kematian.
  • Kadar antioksidan dan vitamin dalam darah yang berkurang.
  • Resiko kanker yang meningkat misalnya kanker paru-paru, tenggorokan, sinus hidung, payudara.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *