Penasaran, Seperti Apa Gaya Hidup Islami Seperti Rasulullah?

Hidup sehat dengan menjalani hari-hari dengan menyenangkan merupakan dambaan dari setiap orang, tetapi kebanyakan orang tidak melakukan gaya hidup yang tepat untuk mewujudkannya. Pada dasarnya, gaya hidup seseorang menjadi sebuah faktor utama untuk menentukan kesehatannya mulai dari hal kecil yang sering dilakukan sehari-hari hingga hal besar yang mungkin sering kita lakukan. Karena gaya hidup seseorang dapat mempengaruhi kesehatan, kebanyakan orang semangat merubah gaya hidup ke arah yang baik. tetapi, untuk umat muslim, sebenarnya akan lebih baik jika mengikuti gaya hidup Islami seperti Rasulullah SAW. Berikut beberapa gaya hidup yang dapat Anda tiru.

Pertama, minum dan makan dalam posisi duduk. Ketika sedang minum dan makan, Rasulullah selalu duduk. Sebetulnya, saat seseorang duduk, secara medis rongga di dalam perut berbeda saat seseorang berdiri. Rongga di sistem pencernaan menjadi semakin terbuka sehingga saat makanan atau minuman di telan, sistem pencernaan tubuh akan siap menerimanya. Saat pencernaan makanan sudah siap menerima, tidak ada paksaan sistem pencernaan terlalu bekerja keras. Hal ini berbeda ketika berdiri, katub sistem pencernaan seluruhnya terbuka sehingga sistem pencernaan akan bekerja dengan keras.

Gaya hidup Islami yang kedua ialah rajin melakukan puasa. Saat menjalani hidup, Rasulullah selalu melakukan puasa sunnah. Puasa sunnah ini terutama di hari senin dan kamis. Selain mendapatkan pahala, secara medis puasa juga mempengaruhi kesehatan psikologis dan fisik dari seseorang. Ketika berpuasa, kerja organ tubuh bisa menjadi lebih tenang dan rileks sehingga emosi lebih terkontrol, pikiran pun akan jauh dari adanya stress. Secara kesehatan fisik, puasa bisa mengontrol jumlah minuman dan makanan di dalam tubuh menjadi tidak berlebihan dan teratur.

Ketiga, makan dengan menggunakan tangan kanan. Meskipun semasa hidup Rasulullah mempunyai peralatan makan alami seperti bejana, tetapi Beliau selalu menggunakan tangan kanan, ini juga menjadi sunnah yang banyak diikuti oleh umat muslim. Harus diketahui jika hasil penelitian medis, tangan kanan yang bergerak ketika makan, syaraf otak kiri bisa bekerja serta selalu aktif, hal ini berfungsi melatih dan menjaga otak kiri lebih fokus.

Gaya hidup Islami seperti Rasulullah yang terakhir ialah menyeimbangkan waktu istirahat bagi tubuh. Secara medis, tubuh dianjurkan beristirahat dengan cukup, apakah Anda mengetahui jika Rasulullah juga melakukan hal tersebut? Setiap harinya Rasulullah SAW membagi waktu dan tetap memberi keseimbangan tubuh sehingga tetap cukup dalam beristirahat. Waktu ini dibagi menjadi 3 bagian 1/23 untuk urusan dunia, 1/3 digunakan untuk beribadah dan 1/3 terakhir untuk beristirahat. Tubuh membutuhkan istirahat selama 8 jam dalam sehari, hal ini juga muncul dari waktu 1/3 yang diterapkan oleh Rasulullah. Mungkin untuk hari-hari pertama akan sedikit kesulitan untuk menerapkannya, namun jika dibiasakan akan menjadi lebih mudah.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *