Dampak Negatif Gaya Hidup Selebritis yang Diunggah ke Media Umum

Selebritis merupakan publik figure yang sosoknya terus mendapat sorotan dan perhatian dari banyak masyarakat. Hal ini tentu saja merupakan konsekuensi dari pekerjaan mereka sehingga secara tidak langsung gaya hidup merekapun mendapat sorotan. Padahal gaya hidup selebritis tak semuanya bernilai positif untuk dilakukan oleh orang lain. Ada banyak hal yang bisa mereka lakukan dang berdampak positif namun bagi orang lain belum tentu menghasilkan dampak yang sama. Sayangnya hal ini tidak bisa dibedakan oleh media yang terus menerus memberitakan apa saja kepada khalayak masyarakat.

Persoalan pribadi para artis, aktor, maupun publik figure lainnya kerap diinformasikan di berbagai media baik televisi, majalah hingga laman website. Media umum tersebut bisa diakses dengan mudah oleh masyarakat luas sehingga apa yang diberitakan bisa langsung terserap. Jika berita mengenai prestasi para selebritis yang bisa menginfluens para penggemarnya untuk melakukan hal yang sama maka hal tersebut akan berdampak positif. Namun apabila yang diberitakan adalah hal negatif yang sama sekali tidak berhubungan dengan prestasi maka dampaknya juga bisa menjadi negatif terutama untuk penggemar para selebritis yang masih berpikiran labil.

Ada beberapa kasus selebriti yang diberitakan di media umum yang bisa dikategorikan berita kurang positif yaitu:

Baca juga: Gaya Hidup Selebritis Yang Berbahaya Bagi Kesehatan

  • Gaya hidup selebritis yang berhubungan dengan pergaulan bebas.
  • Penggunaan narkotika.
  • Gonta-ganti pasangan.
  • Perceraian atau kawin cerai.
  • Kasus kekerasan dalam keluarga.
  • Gaya hidup mewah yang kerap ditunjukkan para artis muda.
  • Bahan bercandaan yang tidak sopan dan tidak pada tempatnya.

Gaya hidup tersebut di atas bagi para selebritis mungkin merupakan hal yang biasa karena sangat sering bersinggungan dengan hal tersebut. Namun bagi yang membaca beritanya, bisa jadi berpendapat ingin meniru sang idola agar memiliki kehebatan yang sama. Hal ini kerap dilakukan oleh anak-anak dan remaja yang terlalu sering melihat tontonan televisi yang kurang bermutu. Ada baiknya para pencari berita terlebih dahulu menyortir berita yang akan ditayangkan sehingga hanya berita-berita positif saja yang mendapatkan porsi besar pemberitaan. Meski memang berita negatif lebih biasa menyita perhatian namun juga jangan kemudian mengorbankan dampak publik untuk keuntungan sesaat.

Jika ditelusuri, masih banyak pemberitaan positif lainnya yang bisa diberitakan dan dibagi ke khalayak ramai yang bisa berdampak positif seperti synopsis film terbaru, album terbaru, ajang penghargaan dan sebagainya. Jangan sampai gaya hidup selebritis yang negatif justru banyak dipopulerkan dibandingkan dengan prestasi mereka sendiri sebagai publik figure. Selain cara di tersebut, membatasi anak atau remaja untuk melihat tayangan gosip juga bisa dilakukan oleh keluarga sehingga anak-anak hanya mendapatkan tontonan yang bisa memacu mereka untuk berprestasi lebih lagi bagi masa depan diri mereka sendiri.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *