Gaya Hidup Remaja Wanita Korea Selatan

Bagi yang gemar menonton drama Korea tentunya seringkali melihat kehidupan dari masyarakat Korea, namun itu dalam drama, dan tentunya ada banyak gaya hidup remaja wanita Korea di kehidupan nyata yang tidak ditampilkan di drama Korea. Apa sajakah itu? Berikut ulasan lengkapnya:

  1. Sekolah Selama 16 Jam Sehari

Berbeda dengan masa 60 tahun lalu dimana terjadi Perang Korea yang menyebabkan Korea Selatan menjadi salah satu negara paling miskin di Asia, kini Korea Selatan menjadi salah satu negara dengan perekonomian paling kuat di dunia. Banyak siswa Korea yang masuk dalam daftar nilai tertinggi dunia dan diterima di Universitas-universitas ternama di Amerika. Hal ini karena mereka sekolah selama 16 hari dalam satu hari, dan itu masih ditambah dengan les-les di luar sekolah, gaya hidup remaja wanita dan pria Korea Selatan ini tak dapat dipungkiri jika membuat tingkat stress remaja Korea sangat tinggi.

  1. Kebiasaan Operasi Plastik

Salah satu hal yang membuat remaja wanita di Korea Selatan mengalami stress adalah mengenai pandangan dalam hal konsep kecantikan.Para remaja wanita Korea Selatan menganggap bahwa wanita yang cantik adalah yang memiliki wajah tirus, kulit putih, hidung mancung, serta memiliki lipatan pada mata. Operasi plastik pada wanita Korea Selatan bukanlah hal yang baru, bahkan bisa jadi sudah menjadi kebutuhan, dan banyak orangtua yang memberikan kado ulang tahun anaknya yang ke-17 berupa operasi plastik. Gadis-gadis Korea Selatan memang bersedia melakukan apa saja agar bisa tampil cantik, apalagi jika orangtua mereka pun mendukung. Alasan lain kenapa mereka ingin sekali menjadi cantik adalah karena mereka ingin memiliki pacar. Misalnya lagi, pria Korea tidak menyukai seorang gadis yang menggunakna kawat gigi, oleh karena itu, biasanya gadis dengan kawat gigi akan menjomblo hingga kawat gigi tersebut dilepas. Padahal di Indonesia sendiri, penggunaan kawat gigi menjadi tren tersendiri dna memang sengaja digunakan, bukan hanya untuk memperbaiki gigi, tapi juga untuk bergaya.

  1. Bullying

Bullying menjadi hal yang lumrah terjadi di Korea, dimana senioritas masih dijunjung tinggi. Maka tak heran jika senior di sekolah membully atau merundung adik kelasnya. Hal ini bahkan tidak terjadi di sekolah saja, namun juga terjadi di luar sekolah. Maka dari itu,kesenjangan ekonomi di Korea Selatan memang jelas terlihat sekali, hal ini pula yang menyebabkan banyak bullying yang menimpa anak-anak remaja. Selain itu, adanya standar kecantikan juga bisa membuat orang lain yang tidak memenuhi standar cantik mendapat perlakuan kasar.

Itulah gaya hidup remaja wanita di Korea Selatan yang tak banyak diekspose di tayangan drama Korea Selatan. Para remaja di Korea Selatan memang memiliki tingkat stress tinggi, hal ini pula yang menyebabkan tingginya angka bunuh diri di negeri ginseng ini.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *