Gaya Hidup Masyarakat Jepang yang Wajib Ditiru

Jepang adalah salah satu negara modern yang ada di dunia, beragam fasilitas modern tersedia di negara ini, akan tetapi gaya hidup masyarakat Jepang sangatlah teratur dan tidak serampangan. Dan berikut ini adalah gaya hidup penduduk Jepang yang wajib ditiru:

Baca juga: Referensi Gaya Hidup, Mengenal Bentuk Gaya Hidup Di Masyarakat

  1. Menghormati Orang Lain

Di negara Jepang ada budaya Aisatsu  yaitu tata cara menghormati orang lain, misalnya dengan cara membungkuk sedikit ketika berkenalan, meminta maaf, mengatakan permisi. Tradisi membungkuk atau ojigi ini merupakan sebuah keharusan yang telah diajarkan sejak balita.

  1. Malu

Malu merupakan budaya turun temurun dari leluhur bangsa Jepang, bahkan untuk mempertanggungjawabkan rasa malu ini, orang Jepang zaman dulu tak segan untuk melakukan harakiri atau bunuh diri dengan cara menusukkan pisau ke bagian perut. Budaya malu tersebut pun menurun pada generasi sekarang, seperti misalnya para politikus yang terbukti atau diduga korupsi kemudian mengundurkan diri karena malu. Akan tetapi budaya malu ini juga memiliki efek negatif, karena tak sedikit anak sekolah dasar dan menengan melakukan bunuh diri karena tidak naik kelas atau nilainya jelek.

  1. Mandiri

Sejak usia dini, anak-anak di negara Jepang sudah dilatih untuk bisa mandiri, misalnya anak TK sudah diajari untuk berangkat dan pulang sekolah sendiri, atau membeli kebutuhan di toko. Setelah SMA atau ketika masuk bangku kuliah, sebagian besar sudah tidak meminta biaya ke orang tua karena mereka lebih memilih untuk kerja paruh waktu. Apabila mereka kehabisan uang, maka mereka akan meminjam uang ke orangtua mereka dan nanti akan dikembalikan pada bulan berikutnya.

  1. Kerja Keras

Bangsa Jepang dikenal dengan masyarakatnya yang pekerja keras, jam kerja masyarakat Jepang rata-rata adalah 2450 jam/tahun. Satu orang pekerja Jepang bisa dikatakan melakukan pekerjaan yang biasanya dilakukan oleh 5-6 pekerja. Pulang kerja cepat menjadi sesuatu yang agak memalukan karena sering ditandai sebagai pegawai yang tidak dibutuhkan perusahaan.

  1. Membaca Buku

Masyarakat Jepang banyak menghabiskan waktunya untuk membaca buku atau koran, tidak pedulu tempat dan waktu, bisa sambil berdiri di kereta listrik, atau duduk di taman.

  1. Antre

Gaya hidup masyarakat Jepang yang tak bisa dilepaskan adalah tertib dan teratur, salah satunya adalah ketika mengantre. Meski terburu-buru, mereka tidak pernah menyerobot antrean.

  1. Hemat

Masyarakat Jepang mempunyai semangat hidup hemat, anti konsumerisme dan tidak boros, maka tidak heran jika mereka lebih suka berjalan kaki atau naik sepeda.

  1. Tepat Waktu

Jepang adalah negara yang paling menghargai waktu, bahkan kereta serta bus tidak pernah terlambat semenitpun. Karena bagi warga Jepang waktu adalah uang, apabila membuang waktu sama artinya dengan membuang uang.

Itulah gaya hidup masyarakat Jepang yang sangat layak untuk ditiru oleh masyarakat Indonesia. Budaya Jepang mengajarkan masyarakatnya untuk hidup tertib, teratur, dan saling menghormati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *