Panduan Menulis Berita Gaya Hidup di Media

Menjadi penulis lepas saat ini merupakan pekerjaan yang cukup menjanjikan. Selain dapat dikerjakan di waktu luang sebagai pekerjaan sampingan, pendapatan yang lumayan besar dari honor menulis dapat dijadikan sebagai penghasilan tambahan di luar gaji rutin setiap bulan. Tidak heran jika saat ini banyak sekali orang dari berbagai profesi menjadikan menulis sebagai pekerjaan sampingan, baik untuk sekadar menjalankan hobi maupun untuk mendapatkan penghasilan. Salah satu tema tulisan yang sering diulas oleh penulis lintas profesi sebagai penulis lepas adalah artikel mengenai gaya hidup. Banyaknya media yang menyediakan rubrik atau ruangan khusus untuk menampung artikel gaya hidup kiriman dari pembaca menjadi pendorong semangat para penulis untuk menuangkan wacananya ke dalam bentuk tulisan. Tidak hanya media cetak, berbagai media online pun menyediakan rubrik khusus berita kiriman pembaca. Bagi Anda yang ingin menulis berita gaya hidup untuk dikirim ke media, berikut ini adalah panduan yang perlu Anda perhatikan.

  1. Memperhatikan Karakter Media

Setiap media, baik media cetak maupun media online, memiliki karakter tulisan (konten) yang berbeda-beda, baik dari segi cara penyajian hingga tema yang lebih banyak dibahas. Panjang pendek tulisan satu media dengan media lainnya juga berbeda-beda. Oleh sebab itu, sebelum memutuskan mengirim berita gaya hidup ke media tertentu, kenalilah karakter media tersebut. Tulisan dengan karakter yang sesuai akan memiliki peluang lebih besar untuk dimuat/ diterima.

  1. Memillih Tema/ Topik Paling Dikuasai

Carilah tema atau topik pembahasan yang paling dikuasai atau paling dekat dengan kehidupan Anda, sehingga ketika menuangkan topik tersebut ke dalam tulisan, pengetahuan Anda cukup kaya sehingga artikel atau berita yang Anda tulis akan lebih berisi. Jangan memaksakan diri untuk membahas tema yang tidak Anda kuasai, kecuali Anda memiliki banyak referensi mengenai topik tersebut.

Baca juga: Tips Membuat Website Bagus Situs Berita

  1. Gaya Bahasa yang Mudah Dipahami

Seringkali, tema yang besar dan menarik akan jadi sia-sia jika tidak dieksekusi atau ditulis dengan baik. Penulis seringkali terjebak dengan tema yang terlalu besar dan terlalu luas karena ingin menuangkan semua pengetahuannnya mengenai topik tersebut, sehingga bahasannya terlalu melebar. Tulislah dengan fokus topik yang sudah Anda tentukan, dan tulislah dengan gaya bahasa yang mudah dipahami, sebab artikel gaya hidup bukanlah penelitian ilmiah yang mesti ditulis dengan bahasa yang tinggi.

  1. Mencari Sisi Paling Unik

Apa yang Anda tulis mungkin saja merupakan hal yang lumrah atau umum terjadi di tempat lain. Oleh sebab itu, carilah sisi paling unik dari topik tersebut untuk dijadikan fokus bahasan. Jangan mengulang-ulang bahasan yang sudah umum dan banyak dibicarakan, sebab berita gaya hidup memerlukan kebaruan atau sesuatu yang khas. Semakin unik dan menarik topik yang Anda bahas, maka akan semakin besar peluang tulisan Anda akan diterima oleh media tersebut.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *