Artikel Gaya Hidup Orang yang Tinggal di Kota Besar

Sebuah tempat atau lingkungan akan mempengaruhi kebiasaan bahkan watak seseorang. Karakter dan kebiasaan seseorang terbentuk dari faktor lingkungan, dengan siapa ia bergaul, dan bagaimana kondisi lingkungan bekerja atau tempat tinggalnya. Seseorang yang hidup di tempat yang panas, gersang, dan tandus, akan cenderung memiliki karakter yang keras dan memiliki sikap pantang menyerah dan pekerja keras. Sebaliknya orang yang hidup di lingkungan dingin, subur, teduh, akan cenderung memiliki karakter lembut dan pasrah terhadap keadaan. Begitu pula dengan kebiasaan, faktor lingkungan akan membentuk kebiasaan-kebiasaan baru yang mungkin tidak biasa dilakukan seseorang di lingkungan sebelumnya. Misalnya orang yang baru pindah dari desa ke kota, akan ada kebiasaan baru yang menjadi rutinitasnya, yang dilakukannya secara sadar atau tidak. Contoh lain, gaya berkendara pengemudi yang biasa melaju di jalanan kota akan berbeda dengan gaya berkendara pengemudi yang biasa melaju di jalanan desa. Berikut ini akan diulas mengenai artikel gaya hidup orang-orang yang tinggal di kota besar.

  • Gaya Hidup yang Cepat dan Instan

Salah satu kebiasaan orang yang tinggal di kota besar adalah memiliki gaya hidup yang cepat dan cenderung instan. Berbagai penelitian dan artikel gaya hidup yang membahas mengenai orang-orang yang tinggal di kota besar memiliki kesimpulan yang sama, bahwa kehidupan kota besar yang keras dan menuntut setiap orang untuk tidak membuang-buang waktu, akan membentuk gaya hidup yang cepat dan instan. Waktu adalah uang, untuk itu, orang-orang kota cenderung tidak ingin menghabiskan waktunya secara sia-sia. Dalam memilih makanan, misalnya, mereka cenderung memilih makanan yang cepat saji daripada harus memasak dalam waktu lama atau menunggu lama di restoran hanya untuk makan.

Dalam hal managemen waktu, orang-orang yang tinggal di kota besar cenderung lebih tergesa-gesa. Ketika akan berangkat ke tempat kerja di pagi hari, biasanya mereka sudah harus bersiap-siap sebelum matahari pagi terbit. Hal ini disebabkan oleh jalanan yang macet sehingga mengharuskan mereka berangkat lebih awal.

  • Cenderung Glamour

Salah satu watak dari orang-orang yang tinggal di kota adalah gaya hidup mewah yang cenderung glamour. Orang kota besar yang selalu menganggap diri mereka lebih modern dan lebih unggul dari orang-orang desa, akan menunjukkan keunggulan mereka dengan memakai barang-barang yang berkaitan dengan modernitas, mulai dari memakai barang-barang mewah dan mengendarai kendaraan mewah. Bukan hanya disebabkan karena ingin nampak lebih unggul dari orang desa, gengsi yang sangat besar antar rekan kerja juga menghadirkan persaingan dan watak ingin unggul dari rekan kerjanya. Gengsi tersebut sering dilampiaskan dengan tampil mewah.

Tentu saja, artikel gaya hidup mengenai kebiasaan orang yang tinggal di kota besar tersebut diukur dari mayoritas, bukan berarti semua orang yang tinggal di kota besar akan memiliki karakter yang sama. Sebab setiap penelitian pasti selalu akan memakai sampel, dan mustahil meneliti setiap orang satu persatu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *